Bentuk & fitur / 3 menit baca

Ukuran yang jelas. Ruang isi yang terencana.

Pahami lebar, tinggi, gusset, serta alasan kapasitas tidak dapat dipastikan dari berat saja.

01

Sebutkan satuan dan urutan pengukuran

Tulis satuan secara konsisten, misalnya milimeter. Sertakan sketsa atau foto acuan yang menandai lebar, tinggi, dan gusset. Minta konfirmasi cara pembacaan gusset pada drawing karena istilah pada referensi dapat memakai konvensi yang berbeda.

02

Bedakan dimensi luar dan ruang yang dapat digunakan

Seal, zipper, posisi spout, dan lipatan mengambil bagian dari konstruksi kemasan. Karena itu, ukuran luar tidak langsung sama dengan ruang isi. Sampaikan area pembukaan yang dibutuhkan, cara pengisian, dan ruang yang ingin disisakan di atas isi.

03

Gunakan isi nyata untuk membahas kapasitas

Dua produk dengan berat yang sama dapat menempati volume berbeda. Bubuk halus, granola, dan biji kopi tidak dapat dipertukarkan begitu saja dalam acuan kapasitas. Sebutkan bentuk isi serta target berat/volume, lalu bahas kebutuhan uji isi atau sampel dengan tim Savora.

  • Bawa kemasan acuan jika tersedia.
  • Catat cara pengisian dan posisi produk di dalam kemasan.
  • Periksa bagaimana kemasan berdiri, dipegang, dan dimasukkan ke karton.
04

Gunakan drawing sebagai acuan akhir

Ukuran pada katalog atau gambar 3D membantu eksplorasi awal. Sebelum order, periksa drawing yang mencatat dimensi, posisi fitur, area seal, serta toleransi yang disepakati. Jangan memperkirakan ukuran produksi hanya dari skala model di layar.

BAWA KE LANGKAH BERIKUTNYA

Sudah punya beberapa jawaban?
Mari bahas sisanya.